Identitas mahasiswa
Nama : Anikmatul Khasanah
Semester : 5 (Lima)
Jurusan : Psikologi Islam
Mata kuliah : Filsafat Ilmu
Kampus : IAIN Kediri
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit pengalaman buat kalian semua. Saya baru saja membaca buku tentang filsafat, yaitu buku epistemologi karangan dari Dr. Limas Dodi, M. Hum. Menurut saya buku ini sangat epik untuk kalian-kalian para aktivis atau pemikir. Dimana buku ini bisa membuat kalian penasaran akan makna epistemologi dan pastinya menambah pengalaman tentang bagaimana berfikir kritis.
Setelah membaca jangan lupa like, kritik dan saran kalian ya, terimakasih 😁😁
Identitas Buku
Judul buku : EPISTEMOLOGI Sebuah Serpihan ANTARA TEORI DAN HASIL DALAM FILSAFAT ILMU
Pengarang : Dr. Limas Dodi, M. Hum
Penerbit : Jogjakarta, CV. Pustaka Ilmu. Jalan Wonosari-Jogjakarta
Cetakan : Pertama, Oktober 2015
Tebal buku : XIV + 183 halaman
Ukuran : 16 x 24 cm
ISBN : 978-602-7853-99-7
Harga buku : Rp. 35. 000,-
Resensi Buku Epistemologi
Sebelum memasuki buku ini saya akan memberikan ulasan sedikit apa yang dinamakan filsafat. Filsafat lahir ketika para filsuf-filsuf Yunani muncul. Definisi dari filsafat itu sendiri yaitu cara pandang seseorang terhadap kehidupan yang didasarkan pada prinsip atau nilai tertentu. Filsafat juga sering didefinisikan sebagai metode atau cara berfikir yang komprehensif, memandang persoalan dari segala aspek. Menurut seorang filsafat juga mengatakan bahwasanya dalam kajian filsafat membahas empat persoalan yaitu dari sudut pandang metafisika, etika, agama dan antropologi. Ciri-ciri dari kajian filsafat sendiri yaitu kajian yang mempunyai sifat konseptual, Koheren, komperhensif, logis dan sistematis.
Banyak sekali pandangan orang-orang yang bersifat menjatuhkan atau memandang sinis terhadap filsafat. Hal ini disebabkan oleh filsafat yang dianggap sebagai bid'ah agama karena di dalam kajian filsafat itu mengkritisi apa yang kurang benar dan membutuhkan pembuktian secara idzhar untuk mengiyakannya. Di lain sisi filsafat juga mempunyai manfaat terhadap agama karena dapat mendukung keyakinan sehingga tidak melulu bergantung pada konsepsi pra ilmiah yang terlalu memandang persoalan dari satu sisi yang sempit, usang dan dogmatis.
Banyak juga dikalangan mahasiswa yang bingung akan makna dari sebuah filsafat. Mayoritas dari mereka mengatakan bahwasanya kajian ilmu filsafat itu susah untuk difahami karena membutuhkan suatu proses pemikiran yang panjang dan analisis yang mendalam. Karena apabila kita ingin memahami suatu masalah melalui kajian filsafat maka dia akan memandang masalah tersebut melalui sudut pandang yang berbeda-beda. Sedangkan didalam kajian filsafat itu sendiri mempunyai bermacam-macam cabang, dimana epistemologi merupakan cabang daripada kajian filsafat yang membahas tentang hakikat pengetahuan.
Buku ini dapat membantu mahasiswa untuk memahami apa itu cabang dari filsafat yaitu epistemologi, dimana dalam buku epistemologi ini menjelaskan tentang bagaimana hakikat antara ilmu pengetahuan dalam kajian filsafat. Sehingga dalam buku ini memaparkan kajian filsafat mulai dari apa yang dinamakan filsafat, sejarah berdirinya filsafat, objek-objek dari filsafat sampai dengan letak ilmu pengetahuan dalam kajian filsafat yaitu integrasi pengetahuan, ilmu pengetahuan dan filsafat ilmu, metodologi ilmu pengetahuan, epistemologi menurut pemikiran arab dan sudut pandang orang Islam.
Buku ini ditulis oleh Dr. Limas Dodi, M. Hum beliau adalah dosen dengan mata kuliah Filsafat Ilmu, Ilmu Alamiah Dasar di Kampus IAIN Kediri. Beliau biasa disapa dengan panggilan Pak Ade. Beliau telah menelurkan banyak karya tulis. Karya-karya dari beliau yang telah terbit yaitu hasil penelitian, jurnal pengetahuan dan adapula yang berbentuk buku.
Menurut penulis Dr. Limas Dodi M. Hum bahwasanya apabila seseorang memahami apa yang dinamakan dengan epistemologi maka dia bisa menentukan cara dan arah berfikir diri sendiri dan orang lain, sehingga individu tersebut mempunyai pola pikir yang kritis dan tidak melulu berfikir apa teori yang pada umumnya. Pola pikir ini juga berimplikasi terhadap corak sikap seseorang. Epistemologi juga senantiasa mendorong manusia untuk selalu berfikir dan berkreasi menemukan serta menciptakan sesuatu yang baru.
Selain menjelaskan tentang epistemologi dalam perspektif barat buku ini juga menjelaskan tentang epistemologi menurut pandangan Islam. Di buku epistemologi ini dalam menjelaskan filsafat pengetahuan sangat jelas, gamblang dan mudah untuk difahami bagi kalangan mahasiswa kritis. Setiap detail per topik juga dijelaskan secara detail. Penulis dalam memaparkan juga diolah menggunakan bahasa yang sederhana menurut penulis, sehingga kita sebagai pembaca bisa memahami dengan mudah.
Tetapi kelemahan dari buku ini yaitu desain cover yang kurang menarik karena hanya berwarna merah dan putih serta motif yang kurang menarik. Buku ini juga susah untuk didapatkan karena cetakan yang terbatas. Buku ini terlalu kaku untuk pembaca yang bukan berasal dari akademisi karena bahasa yang disampaikan terlalu tinggi dan bahasanya terlalu kaku.
Menurut saya kepada penulis, untuk cover sampul buku ini alangkah lebih apiknya apabila dipasang wajah tokoh-tokoh filsuf dari filsafat epistemologi. Sehingga kita sebagai pembaca juga mempunyai gambaran akan tokoh-filsuf yang dibahas, itu juga bisa membuat para pembaca lebih memahami akan deskripsi dari buku epistemologi.
Warna dari buku epistemologi juga terlalu datar dan kurang menarik, sehingga kesan pertama saya ketika melihat buku tersebut yaitu pasti buku ini melulu untuk menjelaskan teori, bahasa yang disampaikan juga akan membuat pembaca berfikir keras, buku ini pasti membosankan karena tidak ada gambar yang membuat kita mempunyai deskripsi untuk substansi yang kita baca.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kenapa filsafat selalu dianggap penting dalam proses belajar min?
BalasHapusKarena dengan mempelajari filsafat para pelajar diajak untuk bagaimana cara berfikir kritis
HapusApa manfaat mempelajari filsafat?
BalasHapusApa setiap proses berfikir dinamakan berfilsafat min?
BalasHapus